Senin, 09 Mei 2016

Peribahasa MUSANG BERBULU DOMBA

  MUSANG BERBULU DOMBA – Mungkin anda pernah mendengar atau justru pernah mengucapkan sendiri peribahasa tersebut. Perlu diketahui, bahwa peribahasa yang anda dengar atau mungkin anda ucapkan sendiri itu keliru.
    Dalam ragam tutur Bahasa Indonesia, penggunaan peribahasa dalam percakapan sehari-hari sudah lazim dilakukan oleh masyarakat sejak dahulu. Dalam khasanah peribahasa Indonesia, terkadang ada 2 buah peribahasa atau lebih yang memiliki kandungan arti yang sama seperti yang saya ilustrasikan lewat gambar di bawah.
Coba kita lihat :
1. gambar nomor satu : MUSANG BERBULU AYAM
2. gambar nomor dua : SERIGALA BERBULU DOMBA
Dua peribahasa tersebut memiliki arti yang sama, yaitu MUSUH YANG BERPURA-PURA SEBAGAI TEMAN. Atau dalam terminologi “kekinian” bisa juga berarti SPIONASE atau TINDAKAN MATA-MATA.
Penjelasannya :
1. Musang adalah musuh utama ayam. Bila melihat musang, maka ayam akan lari menghindar. Supaya kehadirannya tidak diketahui oleh ayam, maka musang akan memakai bulu ayam, kemudian berbaur dengan kawanan ayam. Tentu saja ayam tidak merasa curiga, karena tidak mengetahui bahwa di antara kerumunannya tenyata ada musuh yang menyamar sebagai teman.
2. Serigala adalah predator pemangsa sejenis, termasuk domba. Sebagaimana ayam, domba pun juga akan lari menjauh bila melihat serigala. Akal licik serigala agar kehadirannya tidak diketahui oleh domba, maka ia akan mendatangi gerombolan domba dengan memakai “jaket” bulu domba. Akibatnya juga sama seperti ayam, domba pun tak sadar ada musuh yang sedang mengintainya.
Kembali ke topik bahasan, karena memiliki persamaan arti tersebut, maka sering saja pengucapannya menjadi rancu. Seperti halnya dua peribahasa tersebut. Coba kita rasakan : MUSANG BERBULU AYAM dengan SERIGALA BERBULU DOMBA, akhirnya rancu menjadi MUSANG BERBULU DOMBA.
Nah.......kalau sudah rancu begini, apakah ada logika kausatif antara MUSANG dengan DOMBA? Dalam cerita manapun, sejak jaman apapun,....... belum pernah ada kisah permusuhan antara musang dengan domba.
Jadi, jika ada peribahasa yang berbunyi MUSANG BERBULU DOMBA seperti judul tulisan ini, anda sebagai makhluk modern wajib bilang, “ Jaka Sembung naik ojek, gak nyambung Jeck.............................”

Wong Bareng RT Rolas

0 komentar:

Poskan Komentar